Friday, March 23, 2012

Hal yang boleh dan tidak boleh di lakukan pada transmisi otomatis

Tentunya anda harus memahami terlebih dahulu bahwa ada hal yang boleh dan tidak boleh di lakukan pada transmisi otomatis, sebenarnya perawatan transmisi OTOMATIS tidak serumit yang anda bayangkan, anda hanya perlu mematuhi petunjuk dari bengkel resmi atau MANUAL BOOK  mobil, dan semuanya akan di jamin beres.

Berikut ada  beberapa tips yang perlu anda ketahui

  1. Perhatikan level oli pelumas, pengecekan ini di lakukan saat mesin kendaraan dingin (posisi mesin mati) dan juga saat mesin panas. 
  2. Lakukan penggantian oli transmisi otomatis sesuai dengan waktu nya, perlu anda sadari oli yang sudah tidak layak akan berakibat terhadap pelumasan transmisi otomatis sehingga menyebabkan efek yang bermacam-macam, paling parah ialah perpindahan gigi jadi kasar bahkan tidak mau pindah. Jika hal ini terjadi anda harus siapkan dana hingga jutaan rupiah untuk memperbaiki nya.Ganti oli transmisi sesuai dengan spesifikasi nya, karena kalau tidak sesuai efek nya juga bisa merusak 
  3. Dan perhatikan posisi tuas transmisi, yaitu anda harus bisa menentukan posisi gigi yang di gunakan dengan medan yang sedang di lalui, contohnya yaitu jika anda sedang melewati tanjakan pakailah posisi L atau 2,  jangan di paksa menggunakan posisi D, hal yang sama juga di terapkan saat anda melewati turunan, pergunakanlah posisi 2 atau L Saat mobil melewati turunan. 
  4. Dan saat berhenti atau stasioner  jangan di biasakan  posisi tuas transmisi pada posisi D, karena akan mempengaruhi umur pakai kampas kopling.
Nah jika anda terapkan tips di atas sangat mudah bukan, dan tentunya akan memperpanjang umur transmisi mobil anda.
Semoga artikel mengenai  HAL YANG BOLEH DAN TIDAK BOLEH DI LAKUKAN  PADA TRANSMISI OTOMATIS ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda, trims wasalam…

0 komentar:

Post a Comment

View My Stats